Lewati ke konten
FR fdrn.dev_
← Kembali ke karya

01 / Terbaru

Office Network Optimization

Dulu kantor pakai tiga ISP, masing-masing dengan modem bawaan ISP dan nama Wi-Fi sendiri. Ping sering tinggi, dan karena tiap titik jaringannya terpisah, begitu pindah ruangan nggak bisa print. Saya tata ulang pakai MikroTik RB5009UG+S+ dengan tiga ISP (hingga 300/500/100 Mbps) dan empat access point Ruijie EW3000GX-PRO Wi-Fi 6 dalam satu SSID. PC kantor dapat 50 Mbps per perangkat lewat ISP A, perangkat lain 30 Mbps lewat ISP B, aplikasi diarahkan ke ISP tertentu, YouTube punya jalur sendiri, printer bisa dipakai dari mana aja, plus failover kalau ada jalur yang putus.

Klien
PT Adhitama Mitra Nusantara
Jenis
Infrastruktur jaringan
Stack
MikroTik RB5009UG+S+ · RouterOS · Ruijie EW3000GX-PRO · Wi-Fi 6 · Mangle / PBR · Queue Tree

Topologi live · simulasi

Fitur

  • MikroTik RB5009UG+S+
  • Wi-Fi 6
  • Satu SSID
  • Policy routing
  • Limit per perangkat
  • Failover
  • Printer bersama

Yang bisa dilakukan

  • Sebelumnya: tiap titik pakai modem bawaan ISP dengan SSID sendiri, ping sering tinggi, dan printer cuma bisa dipakai dari jaringan tempat dia terpasang
  • MikroTik RB5009UG+S+ di tengah dengan tiga ISP: hingga 300, 500, dan 100 Mbps (paket “up to”, bukan dedicated)
  • Satu SSID di seluruh kantor lewat empat access point Ruijie EW3000GX-PRO Wi-Fi 6, jadi tetap nyambung saat pindah-pindah ruangan
  • Limit per perangkat: PC kantor 50 Mbps up/down, perangkat lain dan HP 30 Mbps up/down, jadi nggak ada yang menghabiskan jalur
  • Routing per perangkat dan aplikasi (mangle): PC kantor dan sistem internal lewat ISP A; perangkat lain plus Spotify, TikTok, WhatsApp, Instagram lewat ISP B; YouTube lewat ISP C tanpa limit
  • Satu jaringan untuk seluruh kantor, jadi printer bisa diakses dari ruangan dan access point mana pun
  • Failover: kalau satu jalur putus, trafiknya pindah ke jalur lain, misalnya YouTube pindah ke ISP B selama ISP C mati

Tampilan

  • Sebelum: tiga ISP, masing-masing pakai modem bawaan dan SSID sendiri, ping tinggi, pindah ruangan nggak bisa print

  • Failover: ISP C putus, YouTube pindah ke ISP B

  • Limit per perangkat: PC kantor 50/50 Mbps (ISP A), perangkat lain 30/30 Mbps (ISP B), YouTube tanpa limit (ISP C)

// contact

Ada proyek?

Yuk kerja bareng.

~/ $